Wednesday, March 09, 2011

SIKLUS HIDROLOGI

Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfir yang terjadi disebabkan adanya proses-proses yang mengikuti gejala-gejala meterologis dan klimatologis, seperti berikut.
1.     Evaporasi, yaitu proses berubahnya air menjadi gas (uap air)
2.     Transpirasi, yaitu air yang dimanfaatkan untuk pertumbuhan tanaman dan diuapkan melalui stomata.
3.     Kondensasi, yaitu proses berubahnya wujud dari uap air menjadi titik-titik air.
4.     Angin, yaitu udara yang bergerak dari tekanan maksimum ke tekanan minimum.
5.     Presipitasi, yaitu jatuhnya hydrometeor ke permukaan bumi dapat berupa air, salju, maupun es.
6.     Infiltrasi, yaitu proses perembesan air ke dalam lapisan tanah melalui pori-pori tanah atau batuan.
7.     Overland flow, yaitu aliran pada permukaan tanah.
8.     Run off, yaitu aliran air melalui suatu saluran.
Sehingga, jumlah air yang ada di bumi relatif tetap.

Siklus hidrologi terdiri dari :
1. Siklus Pendek (Kecil)
2. Siklus Sedang (Menengah)
3. Siklus Panjang (Besar)

1.   Radiasi matahari dan angin menyebabkan air laut mengalami penguapan, kemudian terjadi kondensasi dan membentuk titik-
titik air yang disebut awan. Awan yang jenuh turun sebagai air hujan di permukaan air laut.
http://3.bp.blogspot.com/__jTnkVrN31o/TCDRHkQuwoI/AAAAAAAAAEc/Z71kqYj1E-Y/s320/siklus+hidrologi+pendek.jpgSiklus seperti ini disebut Siklus
air pendek (siklus kecil)
Urutan proses siklus pendek adalah
sebagai berikut :
1.     Penguapan air laut karena
pemanasan matahari di permukaan laut
2.     Air laut mengalami perubahan
bentuk menjadi gas
3. terjadi kondensasi
4. Pembentukan awan
5. Turun hujan
6. Hujan jatuh di permukaan air laut.

Siklus pendek menghasilkan hujan di atas permukaan air laut.




2.     Air laut mengalami penguapan, kemudian terjadi kondensasi an membentuk awan. Awan tertiup angin dan terbawa ke daratan kemudian terjadi hujan di daratan. Sebagian air hujan akan meresap ke dalam tanah, mengalir ke permukaan, dan akhirnya
http://2.bp.blogspot.com/__jTnkVrN31o/TCDPnAozIzI/AAAAAAAAAEM/fzMcRs_8lQk/s320/siklus+hidrogi+sedang.jpgmenuju ke laut. Siklus seperti ini
disebut Siklus air sedang
(siklus menengah)
dan selanjutnya kembali ke laut.
Urutan proses Siklus sedang adalah
sebagai berikut :
1. Penguapan air laut
2. Terjadi kondensasi
3. Angin menggerakkan uap air
menuju daratan
4. Pembentukan awan
5. Turun hujan di daerah daratan
6. Air hujan akan mengalir kembali ke laut melalui sungai





3.     Air laut mengalami penguapan, lalu terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan ini terbawa ke daratan dan terrjadi hujan berupa hujan salju dan es. Salju dan es kemudian mengendap di permukaan tanah dan pada musim semi mulai  mencair. Air tersebut kemudian sebagian akan meresap ke dalam tanah dan sebagian lagi akan mengalir ke permukaan tanah, dan akhirnya menuju ke laut. Siklus seperti ini disebut Siklus air panjang (siklus besar)
Urutan proses siklus panjang adalah sebagai berikut :
http://4.bp.blogspot.com/__jTnkVrN31o/TCDQWerUFAI/AAAAAAAAAEU/ywyvkLaKrZQ/s320/siklus+hidrologi+panjang.jpg1. Penguapan
2. Sublimasi
3.Terbentuk awan yang
mengandung kristal es
4.Angin menggerakan kristal es
ke daratan
5.Turun hujan es ( hujan salju)
6. Pembentukan gletser
7.Gletser yang mencair
membentuk aliran sungai
8.Air sungai mengalir menuju
daratan.

No comments:

Post a Comment

Tiny Finger Point Hand With Heart